Hari ini, Tanggal 22 Desember adalah hari yang sangat special bagi para Ibu, saat itulah dengan secara simbolis hari tersebut disebut “Hari Ibu” diperingati. Yaaaah walaupun setiap hari pun sudah selayaknya seorang anak memuliakan ibunya. Namun tidakada salahnya juga di moment special ini untuk memberikan kejutan manis untuk Ibunda tercinta.
Sayangnya untuk tahun ini dan seterusnya aku tak bisa memberikan kejutan manis itu kepada Ibunda karna beliau sudah menghadap sang pencipta
Cuman bisa mengirim do’a, berharap do’a ku sampai padanya
Ya Robb….
Berikanlah beliau ridho dan rahmat-Mu. Ampuni dosa-dosanya. Sayangi beliau sebagaimana beliau menyayangi saya. Dan ampuni hamba-Mu ini yang belum berbuat apa-apa buat beliau.
Sedih rasanya belum bisa membalas kasih sayangnya, cintanya yang selalu sabar mendidik anak-anaknya, selalu mema’afkan ketika anak berbuat salah, sedih belum bisa membalas itu semua
Dari SMA sampe sekarang setiap kerinduan kepada ibunda itu muncul, aku selalu memutar lagu-lagu tentang Ibu, bahkan sampai membuat folder khusus yang isinya lagu tentang Ibu…. Terkadang memutar satu lagu semalaman berkali-kali hanya untuk memuaskan hati yang sedang rindu akan sosok Ibunda, tak jarang karna mendengar lirik lagu itu aku sering meneteskan air mata.
Lagu yang paling sering aku putar semalaman
Kubuka album biru
Penuh debu dan usang
Ku pandangi semua gambar diri
Kecil bersih belum ternoda
Pikirkupun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku
Reff:
Kata mereka diriku slalu dimanja
Kata mereka diriku slalu dtimang
Nada nada yang indah
Slalu terurai darinya
Tangisan nakal dari bibirku
Takkan jadi deritanya
Tangan halus dan suci
Tlah mengangkat diri ini
Jiwa raga dan seluruh hidup
Rela dia berikan
Back to reff
Ari Lasso – Selamat Jalan Mama
Kupandang sebuah foto usang
Dimana semua tertawa riang
Terharu hati ini mengenang
Akan tulusnya kasih sayang
Darimu … mama
Betapa sepi aku disini
Bergulat dengan hitamnya hari
Namun kuyakin segala doamu
Selalu terpanjat untukku
Oh .. oh mama maafkanlah aku
Oh .. oh sungguh besar cintamu
Maafkan aku tak pernah bisa
Untuk membalas semua cinta
Malah kutancapkan duri
Hingga saatnya engkau pergi
Kini hanya ada rasa sesal
Selalu acuhkan segala petuah
Mama dengar aku bersumpah
Tu kembali seperti dulu lagi
Oh .. oh mama maafkanlah aku
Oh .. oh mamaku selamat jalan
Oh .. oh mama ampunilahaku
Oh .. oh selamat jalan mama
Tambatkan hatiku pada wanita ..oh ….
Iwan Fals – Ibu
Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati rintangan untuk aku anakmu
Ibuku saying masih terus berjalan
Walau tapak kaki. Penuh darah…penuh nanah
Seperti udara…kasih yang engkau berikan
Tak mampu ku membalas… ibu..ibu
Ingin kudekat dan menangis di pangkuanmu
Sampai aku tertidur, bagai masa kecil dulu
Lalu do’a – do’a baluri sekujur tubuhku
Dengan apa membalas… ibu…Ibu…
Ungu – Do’a Untuk Ibu
Kau memberikanku hidup
Kau memberikanku kasih sayang
Tulusnya cintamu, putihnya kasihmu
Takkan pernah terbalaskan
Hangat dalam dekapanmu
Memberikan aku kedamaian
Eratnya pelukmu, nikmatnya belaimu
Takkan pernah terlupakan
Oh ibu terima kasih
Untuk kasih sayang yang tak pernah usai
Tulus cintamu takkan mampu
Untuk terbalaskan
Oh ibu semoga Tuhan
Memberikan kedamaian dalam hidupmu
Putih kasihmu kan abadi
Dalam hidupku
Oh ibu terima kasih
Untuk kasih sayang yang tak pernah usai
Tulus cintamu takkan mampu
Untuk terbalaskan
Oh ibu semoga Tuhan
Memberikan kedamaian dalam hidupmu
Putih kasihmu takkan mampu
Untuk terbalaskan
Oooh putih kasihmu ‘kan abadi
Dalam hidupku
Sulis – Ibu
Ibu..Ibu..Ibu..Ibu
Ibu senandung laguku
Kunyanyikan s’lalu untukmu
Engkau penyejuk hatiku
Tanpamu tiadalah aku
Kunyanyikan s’lalu untukmu
Engkau penyejuk hatiku
Tanpamu tiadalah aku
Ku selalu kumohon doamu
Bahagia hidup matiku
Ibu kaulah harapanku
Tanpamu tiadalah aku
Bahagia hidup matiku
Ibu kaulah harapanku
Tanpamu tiadalah aku
Pelita hidupku
Penerang hati ku
Belahan jiwa ku
Kau matahari ku
Ibu……….
Penerang hati ku
Belahan jiwa ku
Kau matahari ku
Ibu……….
Sorga ditelapak kakimu
Ridho Allah dengan ridhomu
Begitulah sabda nabiku
Tanpamu tiadalah aku
Ridho Allah dengan ridhomu
Begitulah sabda nabiku
Tanpamu tiadalah aku
Ibu perisai hidupku
Pertaruhkan nyawa bagiku
Cintamu terangi jalanku
Tanpamu tiadalah aku
Pertaruhkan nyawa bagiku
Cintamu terangi jalanku
Tanpamu tiadalah aku
Ibu…Ibu…Ibu…Ibu…
Ibu…Ibu…Ibu…Ibu
Ibu…Ibu…Ibu…Ibu
Hanya lah ibu ku
Curahan hati ku
Penawar luka ku
Bidadari ku
Ibu……..
Curahan hati ku
Penawar luka ku
Bidadari ku
Ibu……..
Hawari – Ibu
Bila ku ingat masa kecilku, ku slalu menyusahkanmu
Bila ku ingat masa kanakku, ku slalu mengecewakanmu.
Bila ku ingat masa kecilku, ku slalu menyusahkanmu.
Bila ku ingat masa kanakku, ku slalu mengecewakanmu.
Banyak sekali pengorbananmu yang kau berikan padaku.
Tanpa letih dan tanpa pamrih.
Kau berikan semua itu. Engkaulah yang ku kasihi.
Engkaulah yang ku rindu. Ku harap slalu do’amu.
Dari dirimu ya…ibu. Tanpa do’amu takkan ku raih.
Tanpa do’amu takkan ku capai.
Segala cita yang ku inginkan.
Dari diriku ya…ibu. Engkaulah yang ku kasihi.
Engkaulah yang ku rindu. Ku harap slalu do’amu. Dari dirimu ya…ibu…
Selamat hari Minggu. Selamat hari ibu.
- – - -
Ibu, rasa sayang selalu ada dan gak akan pernah mati walaupun kadang gak terucap langsung. Ibu, ibu, dan ibu. Love u mom.



